Showing posts with label sistem komputer. Show all posts
Showing posts with label sistem komputer. Show all posts

Wednesday, April 5, 2017

Pengertian End User Computing (EUC)

Apa itu End User Computing (EUC)? EUC adalah pengembangan seluruh sebagian sistem berbasis komputer oleh para pemakai / user. Pada akhir tahun 1970-an, terdapat kecenderungan meningkatnya minat pemakai dalam mengembangkan aplikasi komputer mereka sendiri tidak seperti sekarang yang bisa dipastikan semua orang akan menggunakan komputer. Nama yang diberikan untuk situasi ini adalah end-user computing.

End User Computing (EUC) berkembang karena empat alasan:

  1. Meningkatnya Pengetahuan tentang Komputer
  2. Antrian Jasa Informasi
  3. Perangkat Keras yang Murah
  4. Perangkat Lunak Jadi

Para pemakai tidak bertanggung jawab penuh dalam pengembangan sistem.  Pemakai akan bekerja dengan para spesialis informasi bersama-sama mengembangkan sistem. Dalam konsep EUC ini berarti spesialis informasi akan lebih banyak melaksanakan peran konsultasi daripada sebelumnya

Baca Juga: Sejarah Sistem Informasi


Gambar Di atas merupakan Rantai Komunikasi End User Computing, suatu skenario end-user computing dimana pemakai mengandalkan dukungan para spesialis informasi hingga tingkat tertentu. Hal ini disebut dengan rantai komunikasi end-user computing.

Tingkatan End User Computing


Pemakai akhir dapat dikelompokkan menjadi empat golongan berdasarkan kemampuan komputer mereka

  1. End User Tingkat Menu  - user berinteraksi  dengan software yang sudah jadi.
  2. End User Akhir Tingkat Perintah - User tidak hanya menggunakan perangkat lunak jadi tetapi juga dapat menggunakan bahasa perintah dari perangkat lunak yang digunakan. Contoh ; menggunakan perintah-perintah seperti SUM, AVG, dll, dalam Ms Excel.
  3. End User Tingkat  Programmer - User menggunakan bahasa pemrograman seperti HTML, Visual Basic, Java, dll, serta mengembangkan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan.
  4. End User Pendukung Fungsional - Merupakan personil yang men-support area pemakai tertentu dalam menjalankan aktivitas bisnis dan melaporkan kegiatan pada manajer unit bisnis.

Manfaat End User Computing


  1. Menyeimbangkan Kemampuan dan Tantangan - Pemindahan beban kerja pengembangan sistem ke pemakai membuat para spesialis informasi dapat berkonsentrasi pada sistem yang kompleks.
  2. Mengurangi Kesenjangan Komunikasi - Kesulitan komunikasi antara pemakai dan spesialis informasi mengganggu proses pengembangan sistem. Dengan membiarkan pemakai mengembangkan aplikasi mereka , maka kesenjangan komunikasi tidak terjadi lagi

Resiko End-User Computing


  1. Sistem yang buruk rancangan dan dokumentasinya
  2. Penggunaan sumber daya informasi yang tidak efisien
  3. Hilangnya integritas data
  4. Hilangnya keamanan
  5. Hilangnya pengendalian

Wednesday, March 15, 2017

Perbandingan Kabel dan Nirkabel (Wireless)

Dalam perkembangan pertamanya, jaringan komputer masih menggunakan kabel koaksial. Kini, jaringan dibangun dengan kabel dari serat optik (fiber Optics) atau bahkan komunikasi tanpa kabel (nirkabel).

Kabel

pengertian-kabel

Apa itu Kabel? Kabel merupakan komponen penting dalam jaringan. Kabellah yang membuat data bisa mengalir di jaringan. Pada prinsipnya jangan sampai memilih kabel berkualitas jelek, walaupun harganya murah. Ada beberapa alasan untuk hal ini, di antaranya adalah:
• Investasi untuk kabel biasanya hanya dilakukan sekali pada saat awal instalasi jaringan.
• Kabel jaringan cenderung disembunyikan di balik dinding atau di bawah lantai. Jika menggunakan kabel bermutu rendah dan suatu saat ditemukan ada masalah pada kabel, maka usaha untuk membongkar dan memasang kembali kabel akan jauh lebih mahal dibandingkan harga yang dibayar untuk mendapatkan kabel kualitas bagus yang tak merepotkan.

Dari sisi kabel, ada beberapa tipe kabel yang digunakan banyak orang, yaitu:
• UTP (unshielded twisted pair),
• coaxial,
• fiber optik.
Saat ini Jenis kabel yang banyak dipilih orang terutama untuk jaringan kecil adalah UTP. Beberapa perusahaan yang cukup kaya memang cenderung memilih kabel fiber optik, karena dukungan untuk pengembangan ke depan yang lebih bagus. Ada pula beberapa pengguna yang hanya menggunakan kabel fiber optik untuk backbone dan menggunakan UTP pada segmen-segmen  jaringannya. Dari sisi pemasangan, UTP dapat dikatakan paling tak merepotkan, Anda bisa memasangnya sendiri dengan hanya sedikit pengalaman.

Nirkabel / Wireless


pengertian-nirkabel
Jaringan yang menggunakan kabel melakukan transmisi data dari computer satu ke yang lainnya melewati kabel-kabel. Sedangkan pada jaringan nirkabel transmisi data menggunakan gelombang radio. Jaringan nirkabel atau wireless mengirim dan menerima data melalui jalur udara sehingga meminimalkan kabel sebagai penghubung. Seperti computer Notebook dan PDA (Personal Data Assistant) merupakan computer yang dapat digunakan dengan jaringan tanpa menggunakan kabel.
Jaringan nirkabel ini mempunyai keuntungan dibandingkan dengan jaringan kabel yaitu :
• Jaringan nirkabel menyediakan pengakses secara realtime kepada pengguna LAN selama batas aksesnya.
• Proses installasi jaringan ini cepat dan mudah tidak membutuhkan kabel.
• Jaringan nirkabel sangat fleksibel terhadap tempat.
• Konfigurasi jaringan dapat diubah menjadi peer to peer untuk pengguna yang lebih sedikit.

Disamping keuntungan jaringan nirkabel ada kekurangannya yaitu:
• Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jauh lebih rendah dibanding dengan jaringan kabel.
• Biaya yang cukup mahal.
• Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lainnya.
• Kapasitas jaringannya memiliki keterbatasan, yang disebabkan spectrum-nya tidak besar (pita frekuensi tidak dapat diperbesar).
• Keamanan dan kerahasiaan data kurang terjamin.

Sistem komunikasi dengan jaringan nirkabel terbagi menjadi sistem microwave, sistem laser infra red, dan sistem kabel. Kedua sistem pertama ini mengharuskan pengirim dan penerima berada pada satu garis dan sangat rentan terhadap kondisi alam yang berubah-ubah. Sistem kabel digunakan untuk komunikasi melalui alat-alat dengan jaringan tanpa kabel. Keberadaan handphone dan telepon pada mobil memudahkan transmisi informasi untuk daerah yang tidak terjangkau dan dapat proses penyampaian pesan dapat terjadi di mana saja. kecanggihan telekomunikasi dengan teknologi nirkabel juga memungkinkan adanya jaringan LAN dan kantor-kantor maya yang berbasis dengan penggunaan internet untuk mengakses informasi antara client dengan perusahaan serta menciptakan kondisi fleksibel tanpa menggunakan berbagai jenis kabel dalam penggunaannya.


Monday, March 13, 2017

Pengertian dari Anti Virus Komputer

Apa itu Anti Virus? Anti virus itu seperti anti dari Virus komputer, atau Solusi ideal terhadap ancaman virus adalah pencegahan.  Jangan ijinkan virus masuk ke sistem.  Sasaran ini, tak mungkin dilaksanakan sepenuhnya.  Pencegahan dapat mereduksi sejumlah serangan virus. Setelah pencegahan terhadap masuknya virus

Baca Juga: Apa itu Virus di Komputer?

pengertian-anti-virus

Cara Kerja Anti Virus

Secara umum anti virus bekerja dengan 3 tahap besar, yaitu Deteksi, Identifikasi dan Pencegahan.

Deteksi - Begitu infeksi telah terjadi, tentukan apakah infeksi memang telah terjadi dan cari lokasi virus
Identifikasi - Begitu virus terdeteksi maka identifikasi virus yang menginfeksi program
Penghilangan - Begitu virus dapat diidentifikasi maka hilangkan semua jejak virus dari program yang terinfeksi dan program dikembalikan ke semula (sebelum terinfeksi).

Jika identifikasi sukses dilakukan, tapi identifikasi atau penghilangan tidak dapat dilakukan, maka alternative yang dilakukan adalah hapus program yang terinfeksi dan kopi kembali backup program yang masih bersih. Jika Virus sudah terlalu ganas menggerogoti sistem komputer terpaksa langkah terakhir adalah melakukan install ulang komputer anda dengan kerugian nya adalah data anda akan terhapus.

Generasi Anti virus


Sebagaimana virus berkembang dari yang sederhana menjadi semakin canggih, begitu juga paket perangkat lunak antivirus.  Saat ini program antivirus semakin kompleks dan canggih. Perkembangan program antivirus dapat diperiode menjadi empat generasi, yaitu:

  1. Generasi pertama - Sekedar scanner sederhana
  2. Generasi kedua - Scanner yang pintar (heuristic scanner)
  3. Generasi ketiga - jebakan-jebakan aktivasi (activity trap)
  4. Generasi keempat - proteksi penuh (full-featured protection)


Generasi Pertama: sekedar scanner sederhana
Antivirus men-scan program untuk menentukan penanda (signature) virus.  Walaupun virus mungkin berisi “karakter-karakter varian” tapi secara esensi mempunyai struktur dan pola bit yang sama dengan salinannya.  Teknik ini terbatas untuk diteksi virus-virus yang telah dikenal.  Tipe lain antivirus generasi pertama adalah mengelola rekaman panjang (ukuran) program dan memeriksa perubahan panjang program

Generasi Ke-dua: scanner yang pintar (heuristic scanner)
Antivirus men-scan tidak bergantung pada penanda spesifik.  Antivirus menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic scanner) untuk mencari kemungkinan terinvekasi virus.  Teknik yang dipakai misalnya mencari fragmen-fragmen kode yang sering merupakan bagian virus.  Contohnya, antivirus mencari awal loop enkripsi yang digunakan polymorphic virus dan menemukan kunci enkripsi.  Bagitu kunci ditemukan, antivirus dapat men-deskripsi virus untuk identifikasi dan kemudian menghilangkan infeksi virus.

Generasi Ke-tiga: jebakan-jebakan aktivasi (activity trap)
Program antivirus merupakan program yang menetap di memori (memory resident program).  Program ini mengidentifikasi virus melalui aksi-aksinya bukan dari struktur program yang diinfeksi.  Dengan anticirus semacam ini tak perlu mengembangkan penanda-penanda dan aturan-aturan pintar untuk beragam virus yang sangat banyak.  Dengan cara ini yang diperlukan adalah mengidentifikasi kumpulan instruksi yang berjumlah sedikit yang mengidentifikasi adanya usaha infeksi.  Kalau muncul kejadian ini, program antivirus segera mengintervensi.

Generasi Ke-empat: proteksi penuh (full-featured protection)
Antivirus generasi ini menggunakan beragam teknik antivirus secara bersamaan.  Teknik-teknik ini meliputi scanning dan jebakan-jebakan aktivitas.  Antivirus juga mempunyai senarai kapabilitas pengaksesan yang membatasi kemampuan virus memasuki sistem dan membatasi kemampuan virus memodifikasi file untuk menginfeksi file.

Friday, March 10, 2017

Pengertian dari Virus di Komputer

pengertian-dari-virus
Apa itu Virus? Virus adalah sama dengan program komputer lain.  Perbedaan dengan program lain adalah virus dapat menempelkan dirinya ke program lain dan mengeksekusi kodenya secara rahasia setiap kali program inang berjalan.  Masalah yang ditimbulkan virus adalah virus sering merusak sistem komputer seperti menghapus file, partisi disk, atau mengacaukan program. Virus mengalami siklus hidup empat fase (tahap), yaitu :

  1. Fase Tidur (dormant phase)
  2. Fase propagasi (propagation phase)
  3. Fase pemicu (triggering phase)
  4. Fase Eksekusi (execution phase)

Fase Tidur (dormant phase) - Virus dalam keadaan menganggur.  Virus akan tiba-tiba aktif oleh suatu kejadian seperti tibanya tanggal tertentu, kehadiran program atau file tertentu, atau kapasitas disk yang melewati batas.  Tidak semua virus mempunyai tahapan ini.

Fase propagasi (propagation phase) - Virus menempatkan salinan dirinya ke program lain atau daerah sistem tertentu di disk.  Program yang terinfeksi virus akan mempunyai cloning virus.  Kloning virus itu dapat kembali memasuki fase propagasi.

Fase pemicu (triggering phase) - Virus diaktifkan untuk melakukan fungsi tertentu.  Seperti pada fase tidur, fase pemicuan dapat disebabkan beragam kejadian sistem termasuk penghitungan jumlah salinan dirinya.

Fase Eksekusi (execution phase) - Virus menjalankan fungsinya.  Fungsinya mungkin sepele seperti sekedar menampilkan pesan dilayar atau merusak program dan file-file data, dan sebagainya.

Kebanyakan virus melakukan kerjanya untuk suatu sistem operasi tertentu, lebih spesifik lagi pada platform perangkat keras tertentu.  Virus-virus dirancang memanfaatkan rincian-rincian dan kelemahan-kelamahan sistem tertentu.


Bagaimana cari virus Bekerja? 

Sekali virus telah memasuki sistem dengan menginfeksi satu program, virus berada dalam posisi menginfeksi beberapa atau semua file berekstensi exe lain di sistem itu saat program yang terinfeksi dieksekusi. Infeksi virus dapat sepenuhnya dihindari dengan mencegah virus masuk sistem. Pencegahan ini sangat luar biasa sulit karena virus dapat menjadi bagian program di luar sistem.

Kebanyakan virus mengawali infeksinya pengsalinan disk yang telah terinfeksi virus. Banyak disk berisi game atau utilitas di rumah dikopikan ke mesin kantor.  Disk berisi virus pun dapat terdapat di disk yang dikirim produsen aplikasi.  Hanya sejumlah kecil infeksi virus yang dimulai dari hubungan jaringan.

Baca Juga: Pengertian dari Anti Virus Komputer

Tipe-tipe virus

Saat ini perkembangan virus masih berlanjut, terjadi perlombaan antara penulis virus dan pembuat virus. Begitu satu tipe dikembangkan antivirus-nya, tipe virus yang lain muncul.  Klasifikasi virus adalah sebagai berikut :

Parasitic virus - Merupakan virus tradisional dan bentuk virus yang paling sering.  Tipe ini menempelkan dirinya ke file exe.  Virus mereplikasi dirinya ketika program yang terinfeksi dieksekusi dengan mencari file-file exe lain untuk diinfeksi.

Memory-resident virus - Virus memuatkan diri ke memori utama sebagai bagian program yang menetap.  Virus menginfekasi setiap program yang dieksekusi.

Boot Sector Virus - Virus menginfeksi master boot record atau boot record dan menyebar saat sistem di boot dari disk yang berisi virus.

Stealth virus - Virus yang bentuknya telah dirancang agar dapat menyembunyikan diri dari deteksi perangkat lunak antivirus.

Polymorphic virus - Virus bermutasi setiap kali melakukan inveksi.  Deteksi dengan “penandaan” virus tersebut tidak dimungkinkan.



Wednesday, February 22, 2017

Pengertian Sistem Interface

pengertian-sistem-interface
Sistem Interface adalah input dan output yang melibatkan seminimal mungkin bahkan cenderung tidak ada interaksi dengan pengguna, seperti

  • Input dari sistem lain atau output ke sistem lain – bentuk ini merupakan interaksi langsung dengan sistem lain, biasanya dalam bentuk pesan jaringan. Electronic Data Interchange (IDE) dan banyak sistem web lainnya terintegrasi dengan sistem lain melalui pengiriman pesan langsung.
  • Input dan output yang terotomatisasi – data dicatat menggunakan sebuah perangkat seperti scanner atau dihasilkan oleh orang yang memulai proses yang diproses tanpa memerlukan campur tangan manusia lagi.
  • Input dan output ke database eksternal – kondisi dapat memberikan input untuk atau menerima output dari sebuah sistem. Pesan EDI biasanya digunakan, namun interaksi langsung dengan database sistem lain akan lebih efisien.
Baca Juga: Pengertian User Interface

Aktivitas yang dilakukan untuk mendesain input sistem, yaitu :


1. Mengidentifikasi perangkat dan mekanisme yang akan digunakan untuk memasukkan input.
Tugas ini merupakan termasuk metode yang paling up-to-date untuk memasukkan informasi ke dalam sistem. Hampir semua sistem bisnis, end-user menginput data melalui formulir elektronik. Namun, di era teknologi informasi saat ini, ada banyak cara untuk memasukkan informasi ke dalam sistem, diantaranya adalah scanning, reading, dan perangkat transmisi yang lebih cepat, lebih efisien, dan mengurangi kesalahan dari input user.
2. Mengembangkan daftar input sistem yang dibutuhkan, hubungan antara usecase dan system interface.
Rancangan input sistem dan interface harus dipadukan dengan desain software.
3. Menentukan titik kontrol dan tingkat keamanan yang diperlukan untuk input sistem.
Tim proyek harus mengembangkan pernyataan persyaratan kebijakan dan kontrol sebelum memulai mendesain system interface.

Pada dasarnya, desainer dalam merancang sistem interface harus berusaha untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan campur tangan manusia. Selain itu, desainer harus melakukan validasi mekanisme yang dekat dengan sumber data untuk mengurangi keterlambatan pemrosesan.

Semakin sedikit manusia berinteraksi dengan alat input akan membuat kesalahan yang tidak disengaja akan semakin kecil. Untuk itu diperlukan sejumlah alat yang mampu menggantikan interaksi manusia dengan sistem secara langsung. Sejumlah perangkat elektronik dapat membantu atau bahkan menggantikan key stroking manusia, seperti : scanner, layarsentuh, barcode reader, dan kamera digital. Perlu disadari, walaupun sudah menggunakan alat-alat tersebut, kesalahan masih akan dapat terjadi, tetapi akan terminimalisir dikarenakan adanya peluang untuk melakukan penyesuaian dan koreksi.

Pengertian User Interface

pengertian-user-interface
User interface adalah input dan output yang memerlukan campur tangan dari user secara langsung. Rancangan dapat bervariasi tergantung dari tujuan dari tampilan, karakteristik pengguna, dan karakteristik dari device yang digunakan 

Selama ini sudah banyak designer membuat dan mempublikasikan pedoman untuk merancang User Interface dengan berbagai cara dan pendekatan serta ada juga yang membuat langkah-langkah untuk membimbing seorang developer dalam membuat aplikasi yang user friendly / user yang menggunakan aplikasi tersebut dengan mudah

Tujuan membuat User Interface yang baik 
untuk menstandarisasikan guna mendapatkan dua manfaat, yaitu untuk memperoleh fungsionalitas yang dapat diprediksi dan untuk mendapatkan konsistensidari "look and feel" serta navigasi antara komponen sistem.

Konesp Design User Interface yang friendly:


Affordance and Visibility
Terdapat dua prinsip utama untuk memastikan interaksi yang baik antara orang dan mesin, visibility dan affordance. Visibility berarti kendali harus terlihat sehingga pengguna mengetahui bahwa fasilitas tersebut tersedia dan kendali harus memberikan balikan yang menandakan bahwa itu bekerja. Affordance berarti tampilan dari kendali harus menggambarkan fungsinya, tujuan kendali tersebut dibuat. Contohnya tombol memerlukan klik dan scroll bar memerlukan untuk discroll. Kebanyakan pengguna familiar dengan kendali di windows namun mereka mungkin tidak terbiasa dengan kendali yang ada di web.
contoh-user-interface

Konsistensi
Konsistensi tampilan dan konsistensi fungsi membuat sistem mudah untuk dipelajari dan digunakan. Cara informasi disusun dalam form, nama, dan pengaturan menu, ukuran dan bentuk icon, serta urutan yang harus diikuti untuk menjalankan sebuah tugas harus konsisten di keseluruhan sistem. Contoh: button exit yang biasa di kiri atas

Shortcuts
User interface dan dialog yang dirancang untuk pengguna baru biasanya mengganggu dan menghalangi bagi produktivitas pengguna yang sudah pengalaman. Pengguna yang bekerja dengan aplikasi berulang kali atau untuk jangka waktu yang lama mengingikan cara singkat (shortcuts) untuk fungsi-fungsi yang sering digunakan, yang akan meminimalisasi jumlah penggunaan keystroke, klik mouse, dan pemilihan menu untuk menyelesaikan pekerjaan. Contoh nya dari gambar di atas terdapat shorcut seperti: "Play, Mute, Repeat, Next, Prev dll"

Feedback
Setiap tindakan yang dilakukan oleh pengguna harus menghasilkan sebuah balikan dari computer sehingga pengguna mengetahui bahwa tindakan dipahami oleh sistem. Umpan balik memberikan pengguna konfirmasi dan perasaan bahwa sistem responsive serta berfungsi dengan baik. Umpan balik dapat berbagai macam bentuk seperti suara, baik suara klik maupun suara orang, ataupun berbentuk seperti perubahan icon, warna, atau progress meter.
user-interface-feedback

Error handling
User interface yang baik mengantisipasi beberapa kesalahan umum dan membantu pengguna untuk menghindarinya. Saat kesalahan terjadi, user interface memerlukan mekanisme untuk mendeteksinya. Saat sistem melakukan kesalahan, pesan kesalahan harus menjelaskan apa yang salah dan bagaimana memperbaikinya. Sistem juga harus mempersingkat tindakan perbaikan. Contohnya, saat pengguna memasukkan ID Pelanggan yang salah, sistem harus memberitahu user bahwa hal ini terjadi dan menempatkan pointer pada textbox ID Pelanggan dengan isi yang sebelumnya sudah diisi dan siap untuk diperbaiki.
user-interface-error-handling

Reducing Short term memory lost
Orang memiliki banyak keterbatasan dan ingatan jangka pendek adalah keterbatasan yang terbesar. Perancanga user interface harus menghindari kondisi dimana pengguna harus mengingat sesuatu dari satu form ke form lainnya selama mereka menggunakan sistem.

Monday, February 13, 2017

Pengertian Input Output dalam Komputer

input-output-komputer
Input Output dalam Komputer adalah perangkat yang memberikan perintah langsung atau data ke peralatan proses pada komputer untuk diproses kemudian dikeluarkan berupa informasi kepada pengguna. Peralatan input merupakan bagian komputer yang mempunyai peranan yang sangat penting karena langsung berhubungan dengan user atau pengguna komputer.

Klasifikasi perangkat Input Output dibagi dua, antara lain:

  1. Block Oriented Device, peralatan ini menyimpan informasi sebagai blok-blok berukuran tetap. Ciri utama peralatan ini adalah dimungkinkan membaca atau menulis blok-blok secara indenpenden dengan cara direct access. Contoh peralatan antara lain: disk, optical disk, tape dan sebagainya.
  2. Character Stream Oriented Device, peralatan ini mengantarkan atau menerima aliran karakter tanpa peduli dengan suatu struktur blok. Contoh peralatan ini antara lain: terminal, line printer, interface jaringan, dan lain-lain.


Terdapat tiga teknik cara berhubungan perangkat I/O yaitu
1. Programmed I/O
Pada saat perangkat I/O menangani permintaan perangkat menset bit status pada register status perangkat. Perangkat tidak memberitahu ke prosesor bila tugas telah selesai. Prosesor harus selalu melakukan cek secara periodik terhadap register status perangkat dan melakukan tindakan-tindakan berdasarkan status yang dibaca.
2. Interrupt Driven I/O
Teknik I/O dikendalikan instruksi mempunyai mekanisme kerja perangkat I/O sebagai berikut:
- Prosesor memberi instruksi ke perangkat I/O lalu melanjutkan kerja yang lainnya.
- Perangkat I/O akan menginstruksi untuk minta layanan saat perangkat telah siap transfer data dengan prosesor
- Saat menerima instruksi dari hardware (Hardware yang siap melakukan transfer data), prosesor kemudian segera eksekusi transfer data.

Dengan ini prosesor tidak disibukkan menunggui dan menjaga perangkat I/O untuk memeriksa status perangkat.

3. Direct Memory Access
Interrupt Driven I/O lebih efisien dari programmed I/O, tapi masih memerlukan intervensi aktif prosesor untuk transfer data antara memori dan buffer I/O. I/O dikendalikan interupsi (Interrupt Driven I/O) mempunyai dua kelemahan yaitu:
- Rate Transfer I/O dibatasi kecepatan menguji dan melayanan operasi peralatan.
- Prosesor terikat ketat dalam mengelola transfer I/O, sejumlah instruksi harus dieksekusi untuk tiap transfer I/O.
Ketika data besar dipindahkan teknik yang lebih efisien diperlukan agar tidak menyibukkan prosesor, sehingga prosesor dapat melakukan kerja lain.

DMA berfungsi membebaskan prosesor menunggui transfer data perangkat I/O. Saat prosesor ingin baca/tulis data, prosesor memrintahkan DMA dengan mengirim informasi-informasi berikut:

  • Read/write
  • Alamat perangkat I/O
  • Awal lokasi memori yang ditulis/dibaca
  • Jumlah byte yang ditulis/dibaca

Setelah mengirim informasi ke DMA, prosesor dapat melakukan kerja lain. Prosesor mendelegasikan operasi I/O ke DMA. DMA mentransfer seluruh data yang diminta secara langsung dari memori tanpa melewati prosesor. Ketika transfer data selesai, DMA mengirim sinyal interupsi ke prosesor. Prosesor hanya dilibatkan pada awal dan akhir tranfer data perangkat I/O.
Operasi transfer anatara perangkat dan memori utama dilakukan sepenuhnya oleh DMA. DMA yang menangani akses disk, dilakukan oleh DMA controller yang lepas dari prosesor dan hanya melakukan interupsi bila operasi telah diselesaikan.