Showing posts with label virus. Show all posts
Showing posts with label virus. Show all posts

Wednesday, June 28, 2017

Hati-Hati Virus NotPetya atau GoldenEye Lebih Berbahaya dari WannaCry

virus-petya-notpetya

Pada bulan april kemarin dunia IT di hebohkan oleh virus WannaCry, baru-baru ini ada virus baru yang dinamakan Petya atau dikenal dengan NotPetya atau GoldenEye.

Menurut perusahaan kemanan cyber Vaksincom WannaCry yang hanya mengandalkan eksploitasi celah keamanan Eternal Blue berhasil menyebarkan dirinya dengan masif, namun NotPetya atau GoldenEye selain mengeksploitasi celah keamanan yang sama juga mengeksploitasi WMIC dan PSExec sehingga seluruh komputer dengan sistem operasi Windows yang terupdate sekalipun akan bisa diinfeksi oleh virus ini,

Disarankan untuk serius menghadapinya dengan tidak menghidupkan komputer dengan berbasis sistem operasi windows wajib data penting telah dibackup di tempat lain, yang tidak tedeteksi antivirus.

Bahaya dari virus NotPetya atau GoldenEye adalah sistem komputer yang diinfeksi oleh serangan ini tidak hanya akan dienkripsi, tetapi seluruh sistem nya akan dilumpuhkan alias tidak bisa dinyalakan atau booting.

Akibatnya jika komputer yang terinfeksi melayani fungsi penting seperti mengontrol mesin atau layanan tertentu akan mengakibatkan terhentinya layanan tersebut karena komputer korup. Hal ini banyak terjadi pada mesin produksi dan mesin-mesin ATM yang terinfeksi oleh NotPetya atau GoldenEye

Korban terbarunya adalah jaringan infrastruktur Ukraina termasuk pengontrol radiasi Chernobyl, mesin ATM, Maersk, Kiev Metro, WPP (Perusahaan Periklanan Inggris) dan airport sudah menjadi korban NotPetya atau GoldenEye

Resource : detikcom

Monday, March 13, 2017

Pengertian dari Anti Virus Komputer

Apa itu Anti Virus? Anti virus itu seperti anti dari Virus komputer, atau Solusi ideal terhadap ancaman virus adalah pencegahan.  Jangan ijinkan virus masuk ke sistem.  Sasaran ini, tak mungkin dilaksanakan sepenuhnya.  Pencegahan dapat mereduksi sejumlah serangan virus. Setelah pencegahan terhadap masuknya virus

Baca Juga: Apa itu Virus di Komputer?

pengertian-anti-virus

Cara Kerja Anti Virus

Secara umum anti virus bekerja dengan 3 tahap besar, yaitu Deteksi, Identifikasi dan Pencegahan.

Deteksi - Begitu infeksi telah terjadi, tentukan apakah infeksi memang telah terjadi dan cari lokasi virus
Identifikasi - Begitu virus terdeteksi maka identifikasi virus yang menginfeksi program
Penghilangan - Begitu virus dapat diidentifikasi maka hilangkan semua jejak virus dari program yang terinfeksi dan program dikembalikan ke semula (sebelum terinfeksi).

Jika identifikasi sukses dilakukan, tapi identifikasi atau penghilangan tidak dapat dilakukan, maka alternative yang dilakukan adalah hapus program yang terinfeksi dan kopi kembali backup program yang masih bersih. Jika Virus sudah terlalu ganas menggerogoti sistem komputer terpaksa langkah terakhir adalah melakukan install ulang komputer anda dengan kerugian nya adalah data anda akan terhapus.

Generasi Anti virus


Sebagaimana virus berkembang dari yang sederhana menjadi semakin canggih, begitu juga paket perangkat lunak antivirus.  Saat ini program antivirus semakin kompleks dan canggih. Perkembangan program antivirus dapat diperiode menjadi empat generasi, yaitu:

  1. Generasi pertama - Sekedar scanner sederhana
  2. Generasi kedua - Scanner yang pintar (heuristic scanner)
  3. Generasi ketiga - jebakan-jebakan aktivasi (activity trap)
  4. Generasi keempat - proteksi penuh (full-featured protection)


Generasi Pertama: sekedar scanner sederhana
Antivirus men-scan program untuk menentukan penanda (signature) virus.  Walaupun virus mungkin berisi “karakter-karakter varian” tapi secara esensi mempunyai struktur dan pola bit yang sama dengan salinannya.  Teknik ini terbatas untuk diteksi virus-virus yang telah dikenal.  Tipe lain antivirus generasi pertama adalah mengelola rekaman panjang (ukuran) program dan memeriksa perubahan panjang program

Generasi Ke-dua: scanner yang pintar (heuristic scanner)
Antivirus men-scan tidak bergantung pada penanda spesifik.  Antivirus menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic scanner) untuk mencari kemungkinan terinvekasi virus.  Teknik yang dipakai misalnya mencari fragmen-fragmen kode yang sering merupakan bagian virus.  Contohnya, antivirus mencari awal loop enkripsi yang digunakan polymorphic virus dan menemukan kunci enkripsi.  Bagitu kunci ditemukan, antivirus dapat men-deskripsi virus untuk identifikasi dan kemudian menghilangkan infeksi virus.

Generasi Ke-tiga: jebakan-jebakan aktivasi (activity trap)
Program antivirus merupakan program yang menetap di memori (memory resident program).  Program ini mengidentifikasi virus melalui aksi-aksinya bukan dari struktur program yang diinfeksi.  Dengan anticirus semacam ini tak perlu mengembangkan penanda-penanda dan aturan-aturan pintar untuk beragam virus yang sangat banyak.  Dengan cara ini yang diperlukan adalah mengidentifikasi kumpulan instruksi yang berjumlah sedikit yang mengidentifikasi adanya usaha infeksi.  Kalau muncul kejadian ini, program antivirus segera mengintervensi.

Generasi Ke-empat: proteksi penuh (full-featured protection)
Antivirus generasi ini menggunakan beragam teknik antivirus secara bersamaan.  Teknik-teknik ini meliputi scanning dan jebakan-jebakan aktivitas.  Antivirus juga mempunyai senarai kapabilitas pengaksesan yang membatasi kemampuan virus memasuki sistem dan membatasi kemampuan virus memodifikasi file untuk menginfeksi file.

Friday, March 10, 2017

Pengertian dari Virus di Komputer

pengertian-dari-virus
Apa itu Virus? Virus adalah sama dengan program komputer lain.  Perbedaan dengan program lain adalah virus dapat menempelkan dirinya ke program lain dan mengeksekusi kodenya secara rahasia setiap kali program inang berjalan.  Masalah yang ditimbulkan virus adalah virus sering merusak sistem komputer seperti menghapus file, partisi disk, atau mengacaukan program. Virus mengalami siklus hidup empat fase (tahap), yaitu :

  1. Fase Tidur (dormant phase)
  2. Fase propagasi (propagation phase)
  3. Fase pemicu (triggering phase)
  4. Fase Eksekusi (execution phase)

Fase Tidur (dormant phase) - Virus dalam keadaan menganggur.  Virus akan tiba-tiba aktif oleh suatu kejadian seperti tibanya tanggal tertentu, kehadiran program atau file tertentu, atau kapasitas disk yang melewati batas.  Tidak semua virus mempunyai tahapan ini.

Fase propagasi (propagation phase) - Virus menempatkan salinan dirinya ke program lain atau daerah sistem tertentu di disk.  Program yang terinfeksi virus akan mempunyai cloning virus.  Kloning virus itu dapat kembali memasuki fase propagasi.

Fase pemicu (triggering phase) - Virus diaktifkan untuk melakukan fungsi tertentu.  Seperti pada fase tidur, fase pemicuan dapat disebabkan beragam kejadian sistem termasuk penghitungan jumlah salinan dirinya.

Fase Eksekusi (execution phase) - Virus menjalankan fungsinya.  Fungsinya mungkin sepele seperti sekedar menampilkan pesan dilayar atau merusak program dan file-file data, dan sebagainya.

Kebanyakan virus melakukan kerjanya untuk suatu sistem operasi tertentu, lebih spesifik lagi pada platform perangkat keras tertentu.  Virus-virus dirancang memanfaatkan rincian-rincian dan kelemahan-kelamahan sistem tertentu.


Bagaimana cari virus Bekerja? 

Sekali virus telah memasuki sistem dengan menginfeksi satu program, virus berada dalam posisi menginfeksi beberapa atau semua file berekstensi exe lain di sistem itu saat program yang terinfeksi dieksekusi. Infeksi virus dapat sepenuhnya dihindari dengan mencegah virus masuk sistem. Pencegahan ini sangat luar biasa sulit karena virus dapat menjadi bagian program di luar sistem.

Kebanyakan virus mengawali infeksinya pengsalinan disk yang telah terinfeksi virus. Banyak disk berisi game atau utilitas di rumah dikopikan ke mesin kantor.  Disk berisi virus pun dapat terdapat di disk yang dikirim produsen aplikasi.  Hanya sejumlah kecil infeksi virus yang dimulai dari hubungan jaringan.

Baca Juga: Pengertian dari Anti Virus Komputer

Tipe-tipe virus

Saat ini perkembangan virus masih berlanjut, terjadi perlombaan antara penulis virus dan pembuat virus. Begitu satu tipe dikembangkan antivirus-nya, tipe virus yang lain muncul.  Klasifikasi virus adalah sebagai berikut :

Parasitic virus - Merupakan virus tradisional dan bentuk virus yang paling sering.  Tipe ini menempelkan dirinya ke file exe.  Virus mereplikasi dirinya ketika program yang terinfeksi dieksekusi dengan mencari file-file exe lain untuk diinfeksi.

Memory-resident virus - Virus memuatkan diri ke memori utama sebagai bagian program yang menetap.  Virus menginfekasi setiap program yang dieksekusi.

Boot Sector Virus - Virus menginfeksi master boot record atau boot record dan menyebar saat sistem di boot dari disk yang berisi virus.

Stealth virus - Virus yang bentuknya telah dirancang agar dapat menyembunyikan diri dari deteksi perangkat lunak antivirus.

Polymorphic virus - Virus bermutasi setiap kali melakukan inveksi.  Deteksi dengan “penandaan” virus tersebut tidak dimungkinkan.